Sabtu, 22 Juli 2017

Failed : A network-related or instance-specific error occurred while establishing a connection to SQL Server

Saat menjalankan program namun didapati failed. Dengan notifikasi di bawah ini.

UsingSqlServer threw exception:System.Data.SqlClient.SqlException: A network-related or instance-specific error occurred while establishing a connection to SQL Server. The server was not found or was not accessible. Verify that the instance name is correct and that SQL Server is configured to allow remote connections. (provider: SQL Network Interfaces, error: 26 - Error Locating Server/Instance Specified)

Berarti program Anda memerlukan koneksi ke database SQL Server namun server belum running.
Server ini bekerja sebagai servis di Windows. Untuk menjalankannya dapat dilakukan langkah berikut. 
  • Cari apliasi services di window dengan mengetikan services.msc di start menu.
  • Lakukan pencarian SQL Server (SQLEXPRESS) dalam daftar lalu klik kanan dan pilih Start.
  • Pastikan dengan memeriksa status-nya menjadi Running.

Jumat, 21 Juli 2017

Teknologi Era Pengetahuan Sebelum 2030

Hasil cipta karya dan kebudayaan manusia terus berkembang dari zaman ke zaman. Mulai dari era manual, era mesin, hingga era pengetahuan kini. Di era ini, faktor dominan dari manusia yang dibutuhkan untuk mengelola sistem kerja adalah kualitas pikiran (knowledge content). Faktor ini diterapkan pada setiap proses produksi. Ke depan, hal ini menjadi kunci persaingan, yakni seberapa jauh seseorang berkreativitas/berinovasi dalam berkarya.

World Economic Forum telah mengkorespondensi 800 ahli dan eksekutif untuk mencari tahu masa depan seperti apa. Berikut adalah 7 teknologi luar biasa hasil inovasi manusia menurut responden yang akan dapat ditemui pada 2030.


  1. Robotik
    Robotik telah merambahi industri pekerja kerah biru (manufaktur, tambang, mesin, dsj.). Dalam waktu cepat robotik akan mulai mengganggu domain pekerja kerah putih. Contohnya, di tahun 2021 nanti, telah disiapkan robot untuk mengganti peran apoteker.
  2. Sensor 
    Internet of Things tengah berkembang masif. Internet of Things adalah sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Hal yang dikoneksikannya adalah benda-benda yang berada di sekitar kita dengan perantaraan sensor dalam mengumpulkan informasi. Mulai di trotoar tempat kita berjalan hingga baju yang kita kenakan. Akan ada sebanyak 1 triliun macam sensor akan saling terkoneksi di tahun 2022.

  3. Medis 
    3D-Printing  akan merevolusi industri dunia medis. Kemampuan printer ini bisa mereplikasi dan membentuk model yang dikehendaki dalam bentuk nyata 3-dimensi. Beberapa telah dikembangkan untuk membuat organ manusia, contohnya mengganti beberapa bagian tulang rusuk. Di tahun 2024 teknologi ini diprediksi bisa digunakan untuk transpalantasi organ lebih lanjut, seperti ginjal, pembuluh darah, dsb.
  4. Internet 
    Sebanyak 79% responden yang disurvey berpendapat bahwa intenet akan menjadi hak asasi di tahun 2024.
  5. Telefon
    Pengembangan riset dan teknologi komponen elektronik mengarah pada peningkatan daya baterai dan memperkecil ukuran setiap komponen elektronik. Sebanyak 80 % responden memprediksi bahwa implantable phone (telepon yang dapat ditanam dalam tubuh) akan menjadi komersil di tahun 2024. Mungkin, dibanding berbicara lewat gelombang suara, para penggunanya akan lebih memilih untuk berkomuniskasi melalui gelombang otak (brain wave).
  6. Mobil 
    Jenis usaha car sharing (berbagi kendaraan) akan meledak berada di sepenjuru dunia. Car sharing, akan mengubah persepsi orang untuk memiliki mobil. Sebanyak 67% responden berpendapat, bepergian akan dilakukan dengan ride-sharing (berbagi tumpangan) ketimbang menggunakan kendaraan pribadi di tahun 2026.
  7. Artificial Intelligence
    Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan meniru cara kerja pikiran manusia. Yakni, bisa belajar dari kesalahan yang telah lalu bahkan mampu mengotomatisasi keputusan rumit (complex decission) berdasarkan big data. Para ahli meyakini bahwa AI akan turut andil dalam papan kerja perusahaan direktur di tahun 2026.
 
Sumber:
http://km4ngo.com/paradigma-baru-era-pengetahuan/
http://www.businessinsider.com/technologies-future-2030-world-economic-forum-tech-video-2017-2/?IR=T

Serangan Defacement Web Bukanlah Hal yang Serius

Tautan di bawah ini berasal dari dari Jakarta Pos berisi tentang situs Dinsos Jakarta yang behasil diretas.
http://www.thejakartapost.com/news/2017/05/01/jakarta-social-agency-website-hacked.html

Fenomena peretasan webpage ini adalah bisnis potensial di bidang Cyber Security.
Beberapa kasus lain yang terjadi setelahnya dan cukup menhebohkan adalah peretasan website Telkomsel dan Indosat.
http://style.tribunnews.com/2017/04/29/gara-gara-tarif-mahal-website-telkomsel-di-hack-begini-tulisan-kocak-si-hacker
http://www.duniaku.net/2017/04/29/indosat-di-hack-setelah-sindir-telkomsel/
Miris, dua provider itu merupakan perusahaan besar dan terkemuka telekomunikasi di Indonesia tapi masih memiliki portal yang rentan serangan cyber.

Berikut ini, bagaimana tampilan halaman utama Telkomsel berhasil diretas.
Saat googling judlunya pun ikut berubah.


Kasus yang dipaparkan di atas adalah serangan cyber dengan nama defacement/ web defacement (ubah tampilan wajah web). Defacement dilakukan oleh seorang hacker. Mereka merusak web server dan mengganti host website dengan yang mereka inginkan/miliki.  Kebanyakan dari mereka adalah aktivis/pengunjuk rasa. Pesan mereka sarat bermuatan politik, kepentingan pribadi, atau golongan. Dalam kasus ini mereka menyampaikan dan menyebarkan dalam ranah cyber. Pada dasarnya serangan ini tidak merusak data penting sebuah web server. Kebanyakan defacement tidak berbahaya dan hanya dilakukan untuk pamer keahlian peretasan para hacker. Namun, bila dibiarkan sedikit banyak bisa mencoreng reputasi organisasi atau perusahaan yang diserang.

Bila dihubungkan dengan prinsip IT sekutitas, maka kakus ini menggagalkan poin ke tiga, yakni integritas dan availabilitas. Lantaran gagal memenuhi keterdiaan data informasi dan data yang valid dari portal bersangkutan.

Di kasus ini defacement tidak begitu merusak bisnis proses perusahaan yang bersangkutan. Karena tidak dalam interfensinya pada data senter atau membuat server down yang bisa membuat potal tak dapat diakses. Mereka cenderung ingin mempermalukan. Lantaran kecewa pada layanan produk komunikasi dan data yang terlampau mahal.

Keamanan berada dalam kondisi kritis, terjadi saat sebuah bisnis model traksaksional (data finansial Bank, E-Money, dsb.), data statistik yang menyakut kepentingan orang banyak (data pemilihan elektronik, data kesehatan masyarakat, dsb.), dan privasi data pribadi (seperti digital signatur, lisensi, dsb.).

Senin, 12 Juni 2017

Produk Front End Cyber Security Indonesia


Apa yang dimaksud Produk Front End untuk urusan Cyber Security? Terminologi Front End ini sebenarnya lebih ke ranah marketing dibanding teknik itu sendiri. Front End identik dengan produk perkenalan dari seorang perjual, produk pertama yang biasa dibeli konsumen, dan biasanya berharga murah. Apakah ada antitesisnya? Ya tentu saja ada dan saya pikir ini adalah visi dari kebanyakan para produsen. Lawannya adalah Produk Back End. Pada penjualan Produk Back End, anda dapat mendapatkan lebih banyak keuntungan. Sebab, anda menawarkan produk kepada orang yang telah membeli produk anda. Mereka telah mengenal anda, mempercayai anda, dan saat mereka memiliki uang dan punya kebutuhan yang behubungan dengan keahlian anda, mereka bisa kembali pada anda untuk membeli produk anda yang lainya. Tak hanya itu mereka pun bisa menawarkan/memberi masukan rancangan untuk meningkatkan produk anda. 

Mari kita fokuskan lagi ke pembahasan Produk Front End sesuai dengan judul di atas :). Kira-kira barang Front End semacam apa saja yang dijual oleh kebanyakan orang/developer/perusahaan TI di Indonesia?. Tidak banyak memang perusahaan di Indonesia yang bergerak khusus di bidang IT Security. Varian produk pun masih minim. Kebanyakan perusahaan menawarkan Integrated Solution IT Security. Ini lebih ke yang hal yang berada dalam ranah internal perusahaan dan bersifat Back End. Kalau misalkan kita seorang penjual baru, kecil kemungkinan untuk bisa menawarkan jasa semacam ini. Alasannya sederhana, karena para klien belum tahu apalagi percaya pada anda. 

Ada tiga perusahaan di Indonesia yang memiliki produk Front End menarik menurut saya. Pertama adalah Indoguardika Cipta Kreasi (ICK), perusahaan penyedia produk-produk perangkat lunak untuk kebutuhan kriptografi. Hampir semua produk-produknya berbau enkripsi. Fungsinya digunakan untuk menjaga kerahasiaan pengiriman data. Contohnya Radio Guard, Signal Guard, VPN Guard, Email Guard, Chat Guard, Voice Guard dsb. 
Portal indoguard.co.id
Kedua, Antivirus Smadav. Foundernya adalah Zainuddin Nafarin. Seorang putra daerah asal Kalimantan tengah. Konon ybs. mengembangkan antivirus mulai dari bangku SMA, sungguh usia yang cukup belia (dibanding saya) untuk tertarik dan berkenalan dengan dunia komputer dan programming. Tak hanya itu, aplikasinyapun ramah orang Indonesia :), alias ada versi gratisnya. Sebuah pemikiran luar biasa dalam berbisnis, meski mainstream bagi produsen software di luar negri sana. Karya semacam itu bermazhabkan Avast, Esset, Adobe, Microsoft, dan masih banyak produk yang lain dsb. Mereka mengratiskan sebagian produk mereka. Ini bisa berperan bak umpan di kail pancingan yang dipakai untuk meraih ikan yang lebih besar dan lebih banyak. Dengan produk Front End semacam ini mereka bisa menjadi terkenal, dan dengan integritas produknya mereka bisa menjadi dipercaya publik. Saat sudah terkenal dan kredible mereka bisa menuai hasilnya.
   
Aplikasi antivirus smadav dalam komputer be-OS Windows 10
Sebelum lanjut, perlu diketahui ada tiga aspek dalam Security: Confidentiality, Integrity, dan Availability, cek link berikut untuk review. Hal ini cukup penting agar kita bisa mengklasifikasi fungsi dari produk-produk yang sedang kita bahas.
Prinsip IT Security

Bila perusahaan yang pertama dan kedua lebih cenderung memberikan solusi untuk aspek Confidentiality dan Integrity data. Perusahaan yang ketiga lebih ke aspek pendukung IT Security: yakni Access Control dan Autentication. Contoh produk Front End-nya adalah Web Access Management and Multidomain Singe Sign-On dan Security Token. Perusahaannya bernama Global Innovation Technology, produk-produk yang ditawarkannya tidak hanya itu saja sebenarnya. Tapi saya tidak mendapatkan produk Front End lain.   

Selanjutnya, apakah ada produk Front End IT Security yang lain di Indonesia? Sejauh ini saya belum menemukan varian yang lain di luar enkriptor, anti virus dan otentikasi token. Silakan tambahkan komentar anda bila anda punya pendapat berbeda.

Sumber
http://slymarketing.com/front-end-sales-and-back-end-sales-explained/
https://www.slideshare.net/looagent/what-is-a-frontend-product

Jumat, 09 Juni 2017

Unavailable Kontrol Brigtness Monitor


Bagaimana rasanya saat tiba-tiba mendapati komputer kamu tidak bisa diadjust brightnessnya. Hampir bisa dipastikan pasti terasa menjengkelkan. Meski komputer masih bisa digunakan tapi tak kan nyaman digunakan. Apalagi monitor yang silau bisa membuat kita terus memicingkan mata dan lama kelamaan membuat mata pedih.

Hal ini hampir terjadi berkali-kali di komputer saya. Tadi malam, terjadi lagi. Saat komputer ditinggalkan beberapa beberapa menit lalu kembali, saya dapati komputer telah mati. Dalam hati, Heran!, kenapa bisa tiba-tiba mati. Pekerjaan yang ditinggalkan di beberapa aplikasi yang masih terbuka praktis tertutup paksa tanpa sempat disimpan (saved). Saat itu saya masih belum bisa memastikan apa penyebabnya, dugaan awal mungkin karena update sistem window.

Untuk itu saya coba cek Display Adapater di Device Manager - Control Panel. Saya sempat disable/enable-disable dari devices yang terpasang berkali-kali. Tapi hasilnya nihil. UI control brightness tidak keluar dan tombolnya masih belum berfungsi. Tidak ada perubahan brightness pula di monitor laptop saya.

Saya coba juga dengan menggunakan aplikasi thrid party yang gratisan. Namanya Slim drivers. Aplikasi ini bisa mendeteksi hardware yang terpasang dan menginstalkan software-nya bila belum terpasang atau mengupdate bila telah out of date. Setelah discan dengan aplikasi ini, ada VGA card yang belum terupdate. Lalu, saya proses saja dengan aplikasi ini untuk mendapatkan aplikasinya. Tapi, ternyata hasilnya pun masih sama.
Interface SlimDrivers
Saya sempat berdiskusi dengan kolega saya. Beliau menyarankan untuk mengikuti langkah-langkah di link ini http://www.howto-connect.com/adjust-brightness-and-contrast-on-windows-10-desktop/. Tapi, saya tidak mendapati tombole-tombol yang ditunjukan di link tsb. Sedikit aneh mamang kasus ini.

Sampai pada akhirnya saya mendapatkan referensi dari http://visihow.com/Restore_Lost_Brightness_ Control_app_in_ASUS_Laptops_After_Updating. Link yang menjelaskan bagaimana mengembalikan brightness control di laptop Asus setelah updating. Meski ditujukan untuk penggunaan Windows 7 tapi ternyata bisa juga untuk Window 10. Tidak dijelaskan detil di artikel itu mengapa setelah update bisa hilang control brightnes. Saya pikir pihak Asus sebaiknya mengetahui hal ini dan melakukan improvement untuk produk-produknya. Sebagai catatan saya laptop yang saya gunakan adalah Laptop Asus N46VJ.

Tips buat anda-anda yang mengalami hal yang sama, berikut langkah yang bisa dilakukan :
  1. Buka Device Manger dari Control Panel 
  2. Pilih Monitor (saat ini terpasang PnP Monitor (Standard))
  3. Bila kamu iseng, kamu bisa dapatkan properties ini:

    Di bagian manufacturer ada TeamViewer GmbH. Bisa jadi pula ini karena update software TeamViewer yang diinstall. Secara, banyak aplikasi yang kita instal yang bisa jadi fitur auto-updatenya nyala dan secara tidak kita sadari mengubah konfigurasi sistem Window laptop kita. Tutup window ini jika sudah.
  4. Langkah selanjutnya Klik kanan PnP Monitor simbol tadi, pilih Update Driver Software lalu Browse my computer for driver software
  5. Pilih Let me pick from a list of device on my computer
  6. Pilih Generic PnP monitor instead of PnP-Monitor (Standard)
  7. Saat kamu selesai proses instalasi kamu akan dapati

    Monitor yang terpasang sekarang berubah Generic PnP Monitor

Welldone, semoga anda-anda bisa menggunakan komputer anda kembali dengan nyaman. Sehingga bisa lebih produktif lagi dalam bekerja atau berkarya. Semoga pula tulisan ini bisa jadi catatan bagi kita untuk lebih memperhatikan maintanance OS komputer kita sendiri. Supaya bersih dari junk dan terkontrol dari aplikasi-aplikasi yang tidak dikehendaki. Wabilkhusus bagi pabrikan, untuk bisa bikin softwarenya lebih robust dan bagi developer-depeloper software untuk lebih aware menjaga mood para user :D.












Senin, 05 Juni 2017

Pentingkah Cyber Security Untuk Kita ?

Dulu saya mengidentikan Cyber Security dengan virus komputer, pembobolan sever komputer, web hacker, geeks, dan maniak. Belakangan saya gali dari beberapa sumber di internet termasuk mengikuti kursus online bahkan seminar, ternyata artinya tidak sepragmatis itu. Dari segi terminologi Cyber Security yang terdiri dari dua kata. Cyber berarti lingkungan digital atau elektronika berbasis digital dan Sekurity berarti keamanan. Maka Cyber Security berarti pengamanan di lingkungan digital. 

Apa yang harus dilindungi di dunia Cyber? adakah hal-hal berharga di sana?. Sebelum dijelaskan lebih lanjut mari kita amati perkembangan masyarakat dan teknologi akhir dasawarsa ini. Bisa kita dapati Teknologi Informasi (TI) telah masuk ke dalam kehidupan personal setiap individu bahkan menjadi bagian dalam kehidupannya. Seseorang terutama yang hidup di perkotaan hampir tak bisa lepas dari ATM (mesin pengambil urang otomatis), smart phone, dan digital camera (yang notabene sudah terintegrasi pula di smart phone). Orang mendapatkan sejuta kemudahan darinya, pekerjaan pun kian lebih efektif, tak heran semua orang seperti atau bahkan ketergantungan pada divais-divais tadi.

Apa sebenarnya yang kita urusi dengan 3 devais tadi?. Tak lain dan tak bukan ialah data. Bisa kita temukan di dalamnya ada data transaksi, profil dan foto-foto pribadi,  data log mobilitas dan aktivitas, bahkan data-data perkerjaan. Secara bentuk, data bisa berupa angka, huruf, gambar, suara, atau bahasa. Sekilas data tampak sederhana bahkan bisa diremehkan sebagian orang. Tapi, kumpulan data yang masing-masing membawa nilai bawaan lalu diolah hingga terstruktur akan menjadi sebuah informasi. Informasi-informasi ini bisa dijadikan model oleh seseorang untuk memahami suatu keadaan, atau informasi ini menjadi sebuah pengetahuan. Lebih jauh lagi, pengetahuan bisa menjadi dasar seseorang untuk memutuskan suatu hal. Pemanfaatan data ini berlaku umum dan sama di semua bidang. Karena itu sebuah pernyataan yang berkualitas dan bertanggung jawab adalah pernyataan yang berdasarkan data dan fakta.
Hubungan data dan pengolahannya terhadap nilai/kualitas. Data mentah kurang bernilai dibanding dengan data yang sudah diolah sedemikian rupa.
Alur pembuatan informasi dan pembetukan Pengetahuan 



Kita pun bisa sama-sama amati gambar di bawah. Berapa lama sebuah produk teknologi bisa mencapai 50 juta pengguna. Produk-produk TI seperti youtube, facebook, dan twitter tidak membutuhkan lebih dari 5 tahun. Sifatnya yang tak berwujud/tidak bisa dipegang membuat dinamis dan sangat mudah berkembang. Jangan disangka, perusahaan yang mengembangkannyapun memiliki kekayaan di atas rata.


https://t.co/XUVk9WRNpj 

Kesimpulan sementara menunjukkan bahwa data adalah sebuah aset. Meski sebuah data tak bisa dipegang oleh tangan tapi bisa sangat bernilai.

Kembali ke bahasan keamanan di dunia Cyber, Bpk Budi Rahardjo menjelaskan bahwa ada tiga prinsip utama keamanan Cyber Security, yakni : 
  1. Confidentiality (kerahasiaan data)
  2. Integrity (keutuhan data)
  3. Availability (Ketersediaan data)

Contoh kasus yang berkaitan dengan prinsip Confidentiality adalah Sniffing (penyadapan). Sniffing bisa dilakukan oleh seseorang pada data di internet seperti alamat email dan passwordnya atau data komunikasi seperti sms dan telepon. Untuk menangkal serangan ini biasanya dilakukan dengan pemasangan Firewall, Access Control yang terkualifikasi, data enkripsi, atau segmentasi jaringan.

Kedua adalah Integrity. Prinsip ini menghendaki data harus terjaga dan tidak berubah. Bisa dibayangkan kacaunya situasi bila data keuangan sebuah bank atau hasil e-vooting pemilu tidak memenuhi prinsip ini. Serangan terhadap integrity ini bisa dilakukan dengan virus ataupun Man in The Middle Attack (MITM). Virus komputer merupakan Maleware (malicious software/software jahat). Serangan jenis virus ransomeware beberapa pekan yang lalu adalah satu contoh nyata. Virus ini mengenkripsi dan mengunci data dalam komputer lalu si pengguna dimintai dana tebusan bila datanya ingin kembali.  Sedangkan MITM adalah bentuk serangan lain yang lebih ganas. Biasa dilakukan oleh seorang hacker. Untuk menangkal serangan ini adalah dengan memakai antivirus yang terus diperbaharui, menambahkan signature pada data yang dikirim lewat jaringan, atau melakukan dua buah pengiriman data untuk double verifikasi.

Ketiga, Availability. Prinsip ini menghendaki data harus selalu siap ketika dibutuhkan. Bentuk serangannya adalah Denial of Service (DoS attack). Serangan ini mengekspoitasi sumber daya komputer hingga tidak menjalankan fungsinya dengan benar. Contohnya dengan flooding, membanjiri jaringan sehingga host jaringan tidak dapat  akses, mengganggu komunikasi dengan berbagai maca cara bisa dengan pemutusan jaringan internet atau sumber daya listrik, Antisipasinya adalah dengan melakukan Monitoring lalu lintas data komputer/server, penyimpanan data ganda dengan sistem Redundan, dan Back Up data secara reguler.  

Walhasil sekecil apapun data yang kita miliki jangan anggap remeh. Harus bisa bijak menggunkannya. Apalagi di era informasi sekarang yang semakin terbuka, data dan informasi mudah didapatkan dan disebarkan. Saat kita mencari jangan asal dapat. Bisa jadi datanya tidak kredibel, jangan malas untuk double cek sumber dan kebasahannya. Saat menyebarkannya perhatikan kontennya jangan sampai mengganggu privasi orang lain apalagi membahayakan diri sendiri. Karena Bisa jadi data yang kita sebarkan digunakan orang pihak tertentu hanya untuk keuntungan pribadi/kelompoknya saja.